Minggu, 23 Agustus 2009
Tujuan Hidup Terbesar

"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib." (1 Petrus 2:9)

      Selama tiga minggu berturut-turut ini melalui mimbar hari Minggu telah disampalkan firman Tuhan tentang hal-hal yang terbesar yang berkaitan dengan Misi Allah. Kita telah mendengar tentang rancangan Allah yang terbesar yaitu Allah mempunyai rencana dan tujuan yang agung untuk menyelamatkan umat manusia dan membawa mereka mengenal dan menyembah kepada Dia.

      Allah memulainya dengan memanggil dan membuat perjanjian dengan Abraham, bahwa melalui Abraham dan keturunannya semua kaum di muka bumi ini akan mendapat berkat. Perjanjian Allah dengan Abraham ini telah digenapi oleh Allah sendiri dengan mengutus Yesus Kristus yang lahir dari garis keturunan Abraham (Matius 1) untuk datang ke dalam dunia, menderita dan mati bagi dosa-dosa manusia, sehingga melalui pengorbanan Kristus yang terbesar inilah Allah telah menyelesaikan dan menjawab akan kebutuhan manusia yang terbesar yaitu keselamatan dan pengampunan dosa. Sehingga bagi setiap orang yang telah menerima pengampunan dari Allah ini hidupnya diperdamaikan dengan Allah dan menjadi anak-anak Allah. Inilah rangkaian rancangan keselamatan Allah yang merupakan berkat yang Allah janjikan kepada Abraham dan yang telah Allah genapi.

      Nah, bagi setiap kita yang teiah menerima berkat Allah ini (Galatia 3:29) apa yang harus kita lakukan? Apakah kita hanya menjadi penikmat berkat atau menjadi penyalur berkat atau bahkan kita telah menjadi penghambat berkat Tuhan?

      Ayat firman Tuhan pada 1 Petrus 2:9 mengingatkan kita sekali lagi bahwa kita ini adalah umat yang telah dipilih Allah untuk menjadi umat kesayangan-Nya, untuk menjadi umat yang kudus, yang dapat menjadi perantara manusia dengan Allah, yaitu dengan memberitakan Kabar Baik yang telah kita terima dan berusaha untuk membawa mereka yang masih hidup dalam kegelapan, yang masih dibelenggu Iblis dan dosa, supaya mereka datang kepada Kristus yang adalah Terang Dunia, sehingga mereka dapat dibebaskan dari kegelapan dan dosa. Dengan demikian kita telah menjadi orang Kristen yang seperti Allah kehendaki, yang telah menerima berkat dari Allah dan telah menjadi saluran berkat Allah.

      Inilah kehidupan yang memuliakan dan memperkenankan Allah, dan merupakan tujuan terbesar dalam hidup manusia seperti yang dituliskan dalam buku katekismus Westminster: Apakah tujuan terbesar hidup manusia? Yaitu: "MemuliakanTuhan dan memperkenankan Dia selamanya."


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2012 GKA Gloria
 

Hubungi Kami