Minggu, 19 April 2009
Lebih dari Pemenang

"Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita." (Roma 8:37)

      Nas di atas adalah salah satu bagian yang paling penting dalam doktrin Theologia Reformed, Roma 8:29-30 dikenal sebagai ordo salutis (urutan keselamatan) yang disebut "Golden chain of salvation" (rantai emas keselamatan). Paulus menegaskan bahwa keselamatan itu semata-mata adalah anugerah Allah berdasarkan kedaulatan-Nya, semuanya adalah theosentris bukan anthroposentris. Selanjutnya Paulus menegaskan: bagi kita umat pilihan yang sudah dibenarkan oleh Allah, maka:

      1. Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (ay. 31)
Bukan berarti kita tidak mengalami tantangan, kesulitan dan penderitaan, tetapi bagi kita umat pilihan, Allah turut bekerja dalam segala sesuatu, menempa kita, membentuk kita menjadi bejana yang sesuai dengan kehendak-Nya.

      2. Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? (ay. 33)
Ayat ini menggambarkan suatu pengadilan, yang sejajar dengan Yesaya 50:8, ditegaskan bahwa jika Allah telah membenarkan kita, tidak ada seorangpun termasuk Iblis bisa berperan sebagai pendakwa, karena Allah adalah hakim tertinggi yang maha adil, berbeda dengan pengadilan di dunia ini, yang walaupun bertingkat-tingkat tetapi tetap tidak terjamin keadilannya.

      3. Siapakah yang akan menghukum mereka?
Ayat ini merupakan suatu jaminan bagi kita, bahwa sebagai umat pilihan Allah, kita tidak mungkin dihukum karena Kristus sudah mati dan bangkit bagi kita, bahkan naik ke sorga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa, yang menjadi Imam Besar kita, yang selalu berdoa bagi kita (Ibrani 7:25), dan yang paling menghibur kita Kristus menjadi pembela (parakletos) kita (1 Yohanes 2:1). Dan pembelaan Kristus di hadapan Allah Bapa pasti yang paling memuaskan hati-Nya.

      4. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus?
Perpisahan adalah hal yang paling menyedihkan, apalagi perpisahan yang kekal, tetapi Puji Tuhan, tidak ada satu halpun di dalam dunia ini yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus, ini adalah suatu gambaran dari pengalaman pribadi Paulus. Bukan tidak ada penderitaan, bukan tidak ada kesulitan, tetapi semua itu adalah sementara yang akan berlalu, karena kita tetap memiliki pengharapan yang kekal dalam Kristus Yesus. Bersandarkan kuat kuasa Allah Bapa, penyertaan Allah Anak dan pimpinan Allah Ron Kudus kita senantiasa menjadi pemenang dalam segala hal. Kiranya segala puji hormat kita kembalikan kepada-Nya sampai selama-lamanya, amin.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2012 GKA Gloria
 

Hubungi Kami