Bacaan hari ini: Ulangan 19:1-13
“Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.” (Matius 16:27)
Pada bagian ini, Tuhan memerintahkan Musa mengkhususkan tiga kota untuk menjadi tempat perlindungan bagi pelaku pembunuhan, yang membunuh dengan tidak sengaja. Kota-kota tersebut antara lain: Kedesh (Utara), Sikhem (Pusat) dan Hebron (Selatan) (Yos. 20:7).
Tuhan sengaja memilih tiga kota yang letaknya strategis, agar pelaku pembunuhan tersebut dapat lari ke salah satu kota terdekat. Sehingga, penuntut tebusan darah tidak sempat mengejar dan membalas dendam secara tidak bertanggungjawab; sebab pembunuh tersebut tidak pantas mendapat hukuman yang setimpal, karena ia melakukannya secara tidak sengaja. Pembunuhan yang dikategorikan tidak sengaja ialah membunuh tanpa kebencian dan perencanaan sebelumnya (ay. 4-5).
Akan tetapi, kita jangan membayangkan kota perlindungan tersebut seperti tempat hiburan atau wisata. Kota perlindungan adalah tempat untuk melakukan pertobatan. Pembunuh, yang dengan tidak sengaja, juga harus menanggung konsekuensi perbuatannya.
Sebaliknya, ay. 11-13 berbicara tentang pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja. Jika pelaku pembunuhan semacam ini, yaitu membunuh dengan perencanaan dan benci, lari ke salah satu kota perlindungan tersebut, maka para tua-tua kota harus membawanya keluar dan menye-rahkannya kepada penuntut tebusan darah. Frasa “supaya ia mati dibunuh” (ay. 12) yang juga terdapat pada Keluaran 21:14, bukanlah menunjuk pada praktik pembalasan dendam, tetapi lebih menunjuk pada penghukuman yang adil melalui proses pengadilan.
Hal yang bisa kita pelajari dari bagian ini adalah: (1) Allah sangat serius dalam hal keadilan; memberi perlindungan bagi yang tidak pantas dihukum setimpal dan memberikan hukuman kepada yang pantas menerimanya. (2) bersyukur karena dalam PB, Kristus mengorbankan diri-Nya sendiri untuk menanggung hukuman yang seharusnya kita tanggung; (3) walaupun kita dibebaskan dari hukuman kekal, namun kita tetap harus menanggung konsekuensi hukuman di dunia ini, sesuai dengan perbuatan kita.
STUDI PRIBADI: Dosa apa yang selama ini secara tidak sadar telah kita perbuat? Lalu, konsekuesi apa yang harus kita tanggung atas perbuatan kita itu?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi setiap orang Kristen agar mau berkomitmen menjauhkan diri dari perbuatan dosa dalam segala bentuk. Berdoalah agar mereka memiliki keberanian untuk bertanggungjawab terhadap perbuatannya di dunia ini.
Renungan sebelumnya
|
Renungan selanjutnya
|
Index