Jumat, 24 September 2010
Memberikan yang Terbaik

Bacaan hari ini: Lukas 7:36-50
“Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih.” (Lukas 7:47)

Ketika seorang pemuda, yang dulunya adalah seorang pemberontak, melayani Tuhan sebagai seorang tukang sapu gereja, banyak yang heran, mengapa ia mau melakukan pelayanan seperti itu—bahkan melakukannya dengan sukacita. Mungkin di antara kita juga akan berpikir demikian, mengapa pemuda tersebut bisa begitu sukacita melayani Tuhan meskipun hanya sebagai tukang sapu?

Dalam perikop ini akan dijelaskan dua alasan yang dapat membuat seseorang mengasihi Tuhan. (1) Mengetahui identitas diri kita di hadapan Tuhan. Ketika seorang wanita pelacur datang pada Yesus saat perjamuan, hadirin menjadi terkejut, karena ia menghampiri Yesus, menangis dan mambasahi kaki-Nya dengan air matanya dan juga menyekanya dengan rambutnya, kemudian mencium dan meminyakinya dengan minyak wangi yang sangat mahal harganya. Mengapa wanita itu mau melakukannya? Karena ia menyadari keberadaan dirinya sebagai manusia berdosa yang dikasihani Tuhan.

(2) Sadar betapa besar anugerah pengampunan-Nya bagi kita. Bila wanita ini begitu menghargai anugerah pengampunan atas dosanya, tidak demikian dengan Simon orang Farisi itu. Sehingga, Tuhan Yesus menegur Simon dengan memberikan perumpamaan “dua orang yang berhutang,” dan Yesus juga menyebutkan bahwa apa yang dilakukan wanita itu jauh lebih baik dibandingkan dengan Simon (ay. 44-46). Simon tidak menyadari arti dari anugerah pengampunan itu. Simon merasa bahwa dirinya tidaklah membutuhkan anugerah pengampunan. Ini terjadi karena dosa yang ada di dalam dirinya menghalangi dirinya untuk dapat bersikap dengan benar dan tidak menghargai anugerah pengampunan itu.

Tuhan telah memberikan hidup-Nya bagi kita agar kita mendapatkan pengampunan serta pemulihan. Pemulihan memampukan kita untuk lebih mengasihi Tuhan. Tidak sekadar lewat mulut, melainkan dengan komitmen memberikan persembahan yang terbaik dalam hidup kita. Sudahkah kita memberikan yang terbaik tersebut?

STUDI PRIBADI: Hal apakah yang hendak kita persembahkan kepada Tuhan sebagai wujud ungkapan syukur kita atas anugerah Tuhan?
DOAKAN BERSAMA: Berdoa bagi setiap jemaat Tuhan agar mereka dapat mensyukuri anugerah pengampunan dosa yang telah Tuhan berikan dan senantiasa berkomitmen untuk mau memberikan yang terbaik bagi Tuhan.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2012 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami