Rabu, 22 September 2010
Yesus Datang Membawa Pertentangan

Bacaan hari ini: Lukas 12:49-53
“Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.” (Lukas 12:51)

Sosok Yesus yang kita kenal identik dengan sosok Tuhan yang penuh kasih, sosok yang membawa perdamaian. Bahkan, ada sebutan yang terkenal bagi Yesus, yaitu Raja Damai. Namun dalam Lukas 12:51, dengan jelas Yesus mengatakan bahwa Ia bukanlah sang pembawa damai namun pembawa pertentangan. Jadi, apakah selama ini kita telah salah mengenal Yesus? Apa maksud “pertentangan” yang dibawa Yesus?

Pertentangan dari bahasa aslinya memiliki arti “memisahkan menjadi dua kubu yang berlawanan.” Bukan hanya berlawanan, tapi sama sekali tidak dapat disatukan. Jika dilihat dalam konteks perikopnya, yaitu Lukas 12:49-53, kita dapat mengetahui bahwa ayat yang ke-49 ini menyatakan penyebab pertentangan yang dibawa oleh Yesus. Penyebabnya adalah karena “Yesus melemparkan api ke bumi.”

Api pada masa itu digunakan sebagai penerangan, sebab belum ada listrik pada masa itu. “Yesus melemparkan api” berarti Yesus datang untuk menyatakan terang. Terang itu adalah Injil. Api sendiri memang identik juga dengan simbol Injil, sebab Injil adalah terang kebenaran. Terang akan memisahkan antara daerah yang diterangi dengan daerah yang gelap. Ini sama halnya dengan Injil yang akan memisahkan kita, anak-anak terang dengan anak-anak dunia yang gelap, yaitu antara orang yang percaya Injil dengan orang yang tidak percaya pada Injil.

Kita tahu bahwa keberadaan Injil akan mengakibatkan pertentangan. Membawa pemisahan kepada kita dengan orang-orang yang tidak percaya Injil. Padahal, orang-orang itu sangat mungkin adalah orang-orang yang dekat dengan kita, atau orang-orang yang kita kasihi. Ketika kita percaya Injil dan melakukannya dalam kehidupan kita, akan muncul pertentangan-pertentangan bagi kita. Mungkin kita akan diejek, dimarahi, bahkan disiksa karena Injil. Namun, maukah kita, sebagai orang percaya, tetap memegang teguh Injil dalam kehidupan kita? Marilah kita menyatakan Injil di tengah-tengah dunia yang gelap ini, sehingga hidup kita akan menjadi terang yang boleh menyaksikan kemuliaan Tuhan!

STUDI PRIBADI: Apa maksud kedatangan Tuhan Yesus yang membawa pertentangan? Pernahkah kita mengalami pertentangan tersebut?
DOAKAN BERSAMA: Doakanlah keluarga, teman, atau orang yang kita ingat, yang belum percaya kepada Tuhan, supaya mereka dicelikkan dan diremukkan hatinya, sehingga mereka menyadari akan pentingnya Juruselamat dalam hidupnya.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2014 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami