Minggu, 05 September 2010
Injil Adalah Kekuatan Allah

Bacaan hari ini: Roma 1:16-17
“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya.” (Roma 1:16)

Manusia sebenarnya memiliki keinginan dalam hatinya untuk dapat diubahkan. Manusia ingin kelihatan lebih baik, merasa lebih baik, dan memiliki pengaruh yang lebih baik. Jika kita lihat, asumsi dasar dari semua iklan adalah bahwa manusia ingin berubah dalam satu atau dua cara. Pada zaman sebelum Paulus, filsafat Yunani berusaha mengajarkan bagaimana cara mengubah batiniah manusia, melalui reformasi moral dan disiplin diri.

Akan tetapi, Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa secara rohani, manusia tidak dapat diubah atau diselamatkan oleh pekerjaan-pekerjaan baik, upacara, atau berbagai sarana yang manusia lakukan melalui dirinya sendiri, bahkan dengan melaksanakan hukum Taurat sekalipun. Karena ketidakmampuan ini, seorang filsuf dan negarawan yang hidup sezaman dengan Paulus, Seneca berkata: “Manusia sangat menyadari kelemahan dan ketidakmampuannya dalam hal-hal penting, karena itu, ia membutuh-kan sebuah tangan yang diulurkan ke bawah dan mengangkatnya ke atas” (a hand let down to lift us up).

Bersyukurlah kepada Tuhan, ada satu kabar baik dari Allah, yakni Injil yang merupakan kekuatan Allah yang dapat menyelamatkan setiap orang yang percaya (Rm. 1:16). Kata “kekuatan” (Yunani: dunamis) ini memiliki arti “dinamit.” Injil membawa bersamanya kekuatan Allah, yang mampu menyelamatkan manusia dari dosa, merubah sifat dasarnya dan memberikan kepadanya, hidup yang kekal. Paulus juga menggunakan kata benda "soteria" (keselamatan), yang memiliki arti, dilepaskan atau diselamatkan. Fokusnya ialah, kuasa Allah dalam menyelamatkan manusia dari hukuman akhir, yakni keterpisahan selama-lamanya dengan Allah (atau kematian rohani). Jika Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan, jangan kita malu memberikan Injil Tuhan; karena hanya melalui Injil (Yesus Kristus) lah, manusia dapat mengenal dan memperoleh keselamatan atau kehidupan kekal. Sudahkah Anda mengerjakan pemberitaan Injil kepada mereka yang hidup dalam dosa?

STUDI PRIBADI: Apakah di luar Injil Kristus Yesus, masih terdapat jalan keselamatan? Mengapa Allah memberikan Injil sebagai kabar baik?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi setiap orang Kristen agar memiliki dorongan dan beban hati untuk memberitakan Injil di manapun mereka berada, juga kiranya mereka berhati misi, sehingga segala suku bangsa memuliakan Dia.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2012 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami