Bacaan hari ini: Efesus 2:10
“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
(Efesus 2:10)
Dalam pasal 1-3, Paulus berbicara panjang lebar tentang kekayaan kasih karunia Allah kepada kita, yang dinyatakan-Nya dalam Yesus Kristus, Tuhan kita, yang memilih kita sebelum dunia dijadikan. Apa alasan yang Paulus ingin pemaparan dari pilihan Allah tersebut? Jika kita memperhatikan surat Paulus kepada jemaat di Efesus, salah satu alasan-nya adalah agar orang percaya memandang hidupnya dari “tujuan Allah,” yakni “melakukan pekerjaan baik, sesuai panggilan Allah, yang telah diper-siapkannya sebelumnya (Ef. 2:10). Pekerjaan baik seperti apa yang Allah telah persiapkan sebelumnya, supaya kita hidup di dalamnya?
Secara struktural, surat Paulus kepada jemaat di Filipi ini dapat dibagi menjadi 2 bagian. Pertama, berhubungan dengan doktrinal; sedangkan yang kedua, berhubungan dengan hal-hal praktis. Bagi Paulus, keduanya sangat berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan. Ketika Paulus berkata bahwa “Allah telah mempersiapkan pekerjaan baik sebelumnya, agar kita hidup di dalamnya,” hal ini jelas ingin menekankan otoritas Allah atas umat pilihan-Nya. Allah tidak saja memberikan kasih karunia kepada kita, tapi Ia berkehendak agar kita hidup sesuai pilihan-Nya. Itulah sebabnya, setelah Paulus menjelaskan secara panjang lebar tentang kasih karunia Allah pada kita, ia melanjutkan dengan himbauan praktis dalam pasal 4-6, yang diawali dengan perkataan, “Sebab itu, aku menasihatkan kamu... supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu” (Ef. 4:1). Dari frase ini, kita bisa mengetahui, bahwa apa yang dimaksud oleh Paulus dengan “pekerjaan baik yang Allah kehendaki kita hidup di dalamnya” adalah apa yang Paulus jelaskan dalam pasal 4-6.
Tujuan nasihat Rasul Paulus ini adalah jelas, bahwa kita sebagai umat Tuhan tidak boleh hidup biasa-biasa saja, atau untuk tujuan diri kita sendiri. Sebaliknya, kita memiliki sebuah tujuan, yakni hidup sesuai panggilan-Nya. Secara singkat, kita harus memilik signifikansi bagi dunia atau orang-orang di sekitar kita, melalui perbuatan/cara hidup yang kita lakukan! Maukah kita “melakukan pekerjaan baik yang Allah kehendaki?”
STUDI PRIBADI: Apa sebenarnya tujuan hidup orang percaya dalam dunia ini? Seberapa banyak pengaruh yang telah orang Kristen kerjakan bagi dunia ini?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi setiap orang Kristen agar mereka dapat menjalani kehidupan mereka untuk sebuah tujuan, yakni hidup sesuai panggilan Allah, dengan mengerjakan hal-hal yang baik, yang Allah kehendaki.
Renungan sebelumnya
|
Renungan selanjutnya
|
Index