Sabtu, 12 Juni 2010
Tetap Bersukacita di Tengah Tekanan

Bacaan hari ini: Filipi 1:18-30
“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” (Filipi 1:21)

Ada survei yang dilakukan pada masyarakat dengan pertanyaan ini: “Sesering apakah Anda mengalami stress dalam kehidupan sehari-hari?” Jawabannya adalah 98% masyarakat kita pernah mengalami tekanan (stress) dalam kehidupan. Apabila kita termasuk salah satu dari antara mereka; dapatkah kita tetap bersukacita di tengah tekanan?

Filipi adalah surat sukacita. Paulus memakai kata “joy” dan “rejoice” ini sebanyak 16 kali dalam empat pasalnya, walau dia sendiri berada dalam penjara di Roma. Tetapi Roh Kudus, dan doa dari rekannya, mendorong dia menolak keadaan yang menekan jiwanya. Kitapun dapat melakukannya, jika kita menemukan rahasianya dari perikop ini.

Pertama, tetaplah fokus pada Tuhan (ay. 19). Paulus menolak merasa kewalahan. Dia berkata, “karena aku tahu” (ay. 19). Dia tetap bersukacita karena dia tetap fokus dan yakin akan janji dan pertolongan Tuhan. Kedua, “tetap setia” (ay. 20). Dengan beriman dan setia kepada Kristus, membuat dia tetap kuat menghadapi lingkungan yang memusuhinya. Kadang, kita dibingungkan dengan apa yang benar dan salah; tapi tetaplah setia dalam kekuatan Tuhan, maka masalah tidak akan bisa mendominasi pikiran kita. Ketiga, “berbuahlah” (ay. 21-26). Fokus hidup membuat Paulus tetap setia, dan kesetiaannya memberi buah dalam bekerja (ay. 22). Paulus dipenuhi dengan sukacita, walau stress merupakan potensi yang sangat mungkin terjadi dalam pelayanannya.

Hidupnya berorientasi untuk memenangkan jiwa bagi Kristus, dan mati adalah keuntungan. Seringkali pada waktu kita stress, kita menghindar dan tidak lagi produktif. Bukan itu yang Tuhan mau. Tuhan ingin kita berbuah karena Dia telah mengubah stress kita menjadi sesuatu yang memotivasi kehidupan, dan menjadikannya sebuah sukacita. Keempat, “berdiri teguh” (ay. 27-30). Paulus menyuruh kita untuk berdiri teguh dan bersukacita; karena dengan berbuat demikian, kita akan mampu menghadapi tekanan yang menindih kita. Kita harus meresponi masalah dengan sikap yang tepat dan benar; sehingga sukacita membuat semua tekanan hidup menjadi berbeda.

STUDI PRIBADI: Bagaimana sikap Anda ketika menghadapi tekanan atau dalam kondisi stress? Apa yang Paulus ajarkan kepada kita dalam menghadapi tekanan?
DOAKAN BERSAMA: Berdoa bagi jemaat Tuhan agar dapat berdiri teguh, tidak jatuh dalam ajaran sesat, dan dengan setia mempelajari Alkitab yang merupakan Firman Tuhan, sehingga mampu hidup bersukacita walaupun dihimpit masalah.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2012 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami