Selasa, 19 Januari 2010
Standar Kristus

Ayat Bacaan: Matius 19:16-26
“Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.” (Matius 19:26)

Dari perikop yang telah kita baca ini, Matius memaparkan kepada kita tentang seorang muda kaya raya dan religius (ay. 20-22). Dinilai dari ukuran dunia, orang muda ini adalah orang baik dan memiliki masa depan cerah. Injil Lukas menyebutnya sebagai seorang pemimpin (Luk. 18:18). Pemuda yang kaya ini tidak seperti kebanyakan orang yang hanya mencari “uang” saja. Ia seseorang yang cukup religius. Dia berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Dia tidak hanya memikirkan masa sekarang, tetapi juga masa depannya, yaitu kehidupan yang kekal. Tidak diragukan lagi, menurut ukuran manusia, dia baik dan sempurna. Tapi, bagaimana menurut standar Kristus? Apakah dia baik dan sempurna di hadapan Kristus? Ternyata tidak. Karena, kebaikannya dan kesempurnaannya bersifat semu.

Inilah standar kesempurnaan kita di hadapan Yesus Kristus. Pertama, menjaga kesucian hidup. Allah yang kita sembah adalah Allah yang Maha Kudus dan Suci, maka setiap orang percaya harus menjaga kesucian hidupnya (bnd. Mat. 19:18-19).

Kedua, mengasihi Kristus dengan total. Tuhan Yesus berkata kepada pemuda ini, “Kalau kamu mau sempurna juallah hartamu dan bagikan kepada orang miskin.” Pemuda ini pulang dengan hati sedih. Ia tidak bisa melepaskan dirinya dari harta dan kekayaannya. Ia lebih memilih hartanya daripada hidup kekal dalam Kristus. Dalam hidup kita sehari-hari, kita harus lebih memilih harta sorgawi di atas segala kemakmuran dan kekayaan yang dunia tawarkan kepada kita.

Ketiga, mengikuti Yesus. Pada zaman sekarang, banyak ajaran yang hanya mementingkan berkat dan kemakmuran. Selalu memberi janji-janji yang membuat kita terlena dan tertarik. Apa maksud dari “mengikut Yesus?” Matius 10:38 mengatakan, “barangsiapa mengikut Aku, ia harus memikul salibnya.” Apa arti salib di sini? Salib adalah lambang penderitaan, bukan kemakmuran. Artinya, setiap orang yang percaya kepada Kristus harus bersedia menanggung semua penderitaan bersama Kristus.

STUDI PRIBADI: Apa arti mengikut Kristus menurut pandangan firman Tuhan? Sudahkah kita mengikut Tuhan Yesus dengan benar?

DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi anak-anak muda gereja agar mereka mengikut Tuhan Yesus dengan pengertian yang benar, sehingga iman dan kerohanian mereka dapat bertumbuh dengan baik pula.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2012 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami