Senin, 11 Agustus 2008
Apa yang Kau Cari?

Ayat Bacaan: Matius 6:25-33
“Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.” (Matius 6:33)

      Ada sebuah lagu rohani anak yang berbunyi demikian:
      Apa yang dicari orang? Uang!
      Apa yang dicari orang? Uang!
      Apa yang dicari orang? Pagi, siang, petang, malam? Uang, Uang, Uang!
      Lagu tersebut ini menyatakan bahwa setiap hari dan sepanjang hari, setiap orang mencari uang, bukan Tuhan Yesus. Mencari uang tentu tidak salah, karena tiap orang harus mencukupi kebutuhan hidupnya dengan bekerja. Dengan uang, kita membeli makanan, minuman, pakaian, dan kebutuhan lainnya. Pertanyaannya, jika kita tidak memperolehnya, apa yang akan kita lakukan? Mungkin kita akan marah, kesal, kuatir, atau bahkan menjadi pelaku kejahatan, agar kita bisa mendapatkan uang.
      Di bagian ini, Tuhan mengajar agar kita tidak perlu kuatir tentang apa yang akan kita makan, minum ataupun pakai (hal-hal jasmani) karena Bapa di sorga tahu apa yang kita butuhkan. Tuhan Yesus ingin agar kita mencari terlebih dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, karena hal itulah yang terpenting dalam hidup. Kebutuhan jasmani perlu, tetapi bersifat sementara, sedangkan kebutuhan rohani, bersifat kekal. Hal ini tidak berarti kita tidak boleh bekerja. Perkataan ini mengingatkan, anak Tuhan harus berfokus pada Kerajaan-Nya. Apakah ada contohnya?
      Kita lihat keteladanan Abraham. Ketika dipanggil, ia berasal dari keluarga yang kaya dan memiliki banyak harta. Namun, ia bukan orang yang ambisius atau tamak akan uang. Ia sadar, semua miliknya adalah berkat dari Tuhan. Dalam panggilannya, ia belajar hidup bergantung kepada Allah. Meskipun ia memiliki cukup harta, namun fokus hidup utamanya adalah Allah. Allah adalah segala-galanya bagi Abraham, yang melebihi hartanya. Bagaimana dengan kita? Apakah kita menempatkan Tuhan atau uang, yang terutama dan pertama dalam hidup kita? Carilah Tuhan terlebih dulu!

Sudahkah kita mencari Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya melebihi yang lain?
DOAKAN BERSAMA: Mari kita berdoa dan introspeksi diri kita sendiri supaya Tuhan memberikan kita kekuatan untuk menempatkan-Nya sebagai yang pertama dan terutama dalam hidup, sehingga kita tidak perlu menjadi kuatir.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2014 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami